NEWS UPDATE
dark_mode
Top Tags

Pemkab Busel Canangkan Vaksinasi Covid-19 Perdana

  • account_circle Alan Mustajab
  • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Buton Selatan – Setelah menerima vaksin Sinovac Covid-19 dari Provinsi Sultra, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) melalui Dinas Kesehatan setempat melakukan pencanangan pelaksanaan vaksinasi perdana.

Pencanangan ditandai dengan kick off pelaksanaan vaksinasi serta dimulainya tahapan skrining terlebih dahulu dari tenaga kesehatan kepada Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani serta pejabat Forkopimda lainnya

Kegiatan pencanangan pelaksanaan vaksinasi bertempat di Aula Lamaindo Batauga, Senin (1/2/2021).

Kepala Dinkes Busel La Ode Budiman mengatakan, vaksin yang didatangkan berjumlah 1.520 vial.

Sementara ini, sasaran yang akan divaksinasi di peruntukan utamanya pada tenaga kesehatan (Nakes) serta 10 pejabat publik esensial.

“Vaksin yang sudah dijamin kehalalannya pada hari ini disuntikan kepada pejabat publik dan setelah disuntikan hari ini maka akan disuntikan kedua dengan jeda 14 hari,” bebernya saat ditemui diruang kerjanya.

Sementara itu, targetnya sebelum berakhir bulan Februari pelaksanaan vaksinasi tahap pertama akan selesai terlaksanakan.

“Vaksin ini tiba pada hari Rabu tanggal 27 Januari kemarin sekitar pukul 19.30 WITA dan sebanyak 672 tenaga kesehatan (Nakes) Busel yang sudah mengisi data siap untuk divaksin, insyallah besok akan dilaksanakan,” pungkasnya.

Bupati Busel, H. La Ode Arusani saat membuka pencanangan vaksin itu menyampaikan rasa syukur tak terhingga dari 1.520 vial vaksin Covid 19 ini sudah ada di Busel.

“Vaksin yang tersedia ini diharapkan bisa memutus mata rantai penularan Covid 19 di daerah ini, tapi sebelum melakukan vaksinasi pastikan dulu prosedur dilalui dengan baik dalam rangka menjamin kesehatan dan keselamatan kita semua,” tandasnya.

Tambahnya, meskipun vaksin ini telah tersedia namun prioritasnya sementara hanya tenaga kesehatan.

Karena tidak memungkinkan dilakukan vaksinasi secara serempak di semua penduduk Busel.

“Meskipun vaksinasi sudah dilakukan, kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan, program 3M itu adalah senjata utama melawan dan memutus mata rantai penularan Covid 19,” ujarnya.

  • Penulis: Alan Mustajab

Komentar Anda (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less