NEWS UPDATE
dark_mode
Top Tags

RI Pengguna Gawai Terbanyak, tapi Belum Produktif di Dunia Digital

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia termasuk pengguna internet dan gawai yang sangat masif — rata-rata 1,5 perangkat per orang. Namun Deniey A. Purwanto dari INDEF menilai potensi besar ini belum dioptimalkan untuk mendorong produktivitas secara merata.

“Dari sisi user, Indonesia sudah relatif kelas berat. Tapi bagaimana mengoptimalkan penggunaan itu untuk hal-hal yang produktif — itu yang masih jadi PR pemerintah,” katanya dalam podcast Indepinde yang ditayangkan kanal resmi INDEF, Kamis (5/3/2026).

Deniey melihat digitalisasi sejatinya membuka tiga peluang nyata. Pertama, efisiensi proses kerja: output lebih besar tanpa perlu menambah jam kerja. Kedua, pekerjaan-pekerjaan rutin yang akan digantikan oleh kecerdasan buatan, yang sekaligus menjadi dorongan untuk reskilling. Ketiga, perluasan akses pasar bagi UMKM — dari jangkauan lokal ke nasional, bahkan ke pasar ekspor.

Namun di sisi lain, kesenjangan digital masih lebar, terutama di luar Jawa. Infrastruktur yang belum merata menjadi hambatan pemerataan literasi digital dan pelatihan berbasis teknologi.

Deniey mengapresiasi berbagai pelatihan coding dan keahlian digital yang mulai ditawarkan pemerintah, tapi menekankan pentingnya sinkronisasi yang lebih kuat dengan kebutuhan industri. “Sekarang tinggal bagaimana mensinkronisasi kebutuhan industri dengan berbagai skill ini,” ujarnya.

Ia menganalogikan tantangan era digital dengan teori evolusi Darwin: dalam revolusi industri 4.0, bukan yang terbesar yang bertahan, melainkan yang paling cepat beradaptasi dengan lingkungan yang berubah.

  • Penulis: Robi

Komentar Anda (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less