NEWS UPDATE
dark_mode
Top Tags

M – One Sealant Tyre Pecahkan Rekor MURI, Lindas 6000 Paku Ranjau

  • account_circle S Edy
  • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Tangerang – Ranjau paku merupakan ancaman serius yang sering kali disebar secara sengaja oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan sepihak.

Praktik ilegal ini biasanya bertujuan agar ban motor pengendara bocor mendadak, memaksa mereka untuk melakukan tambal ban atau mengganti ban dengan harga tinggi di bengkel terdekat. Selain merugikan secara materi, masalah ini sangat membahayakan keselamatan karena dapat memicu kehilangan kendali

Sebaiknya para pengendara Gunakan Ban Tubeless dan Cairan Anti-Bocor: Menggunakan ban tubeless memberikan perlindungan lebih karena ban tidak langsung kempis total saat tertusuk, memberi Anda waktu untuk mencari tempat aman.

Pengendara motor tidak perlu khawatir di pasaran tersedia produk cairan sealant anti bocor bernama  M-One Super Tyre Sealant. Peoduk ini adalah cairan anti bocor khusus ban tubeless motor yang dirancang untuk menutup lubang secara otomatis akibat paku atau benda tajam hingga ukuran 6 mm.

Baru baru ini pada Sabtu, 3 September 2026 M-One Super Tyre Sealant mencatat pencapaian baru dengan meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah membuktikan kemampuan produk cairan anti-ranjau paku dalam melewati papan rintangan dengan sekitar 6.000 paku menggunakan sepeda motor.

Pencapaian tersebut menjadi pembuktian terhadap kemampuan M-One Super Tyre Sealant dalam membantu menjaga ban tetap dapat digunakan ketika terkena benda tajam seperti paku.

Wakil Direktur Utama MURI Osmar Semesta Susilo, M.I.B., mengatakan pencapaian M-One kali ini merupakan rekor kedua yang berhasil diraih sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dibuat M-One.

“Rekor hari ini yaitu berkendara motor melewati papan rintangan dengan paku terbanyak. Saya ucapkan selamat kepada M-One, karena ini merupakan rekornya yang kedua,” ujar Osmar.

Menurut Osmar, rekor terbaru tersebut sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dicatat M-One pada 2013.

“Memecahkan rekornya sendiri di tahun 2013. Jadi saya ucapkan selamat kepada M-One,” katanya.

Tri Saputra selaku General Manager dari PT Sinar Alam Abadijaya sebagai produsen M One, mengatakan pencapaian rekor tersebut sekaligus menjadi momentum untuk kembali memperkenalkan kualitas produk kepada konsumen.

“Yang penting kepercayaan pelanggan yang kita jaga. Dengan pembuktian ini, konsumen bisa melihat sendiri kualitas produk kita,” ujar Trisaputra.

Menurutnya, M-One Super Tyre Sealant menggunakan formula berbasis air (water base) sehingga relatif mudah dibersihkan ketika diperlukan. Ia juga menyebut selama penggunaan produknya, pihaknya tidak menemukan persoalan korosi pada pelek.

“Kita sudah coba selama bertahun-tahun dan merek kita tidak pernah ada korosi. Kita juga punya water base dan gampang untuk dibuang,” jelasnya.

Dari sisi penggunaan, M-One Super Tyre Sealant dapat digunakan mengikuti kondisi ban. Jika ban sudah mengalami keausan atau botak, pengguna tetap disarankan mengganti ban, terlepas dari penggunaan cairan sealant.

Sementara untuk ban baru yang langsung menggunakan M-One Super Tyre Sealant, produk tersebut dapat digunakan hingga sekitar dua tahun, dengan catatan masa pakai tetap bergantung pada intensitas penggunaan kendaraan dan kondisi ban.

“Kalau pemakaian sering, setiap hari, biasanya ban akan botak setelah beberapa bulan. Jadi kita anjurkan tetap mengganti ban,” kata Trisaputra.

Pencapaian rekor ini sekaligus menjadi pembuktian lanjutan bagi M-One. Trisaputra menyebut perusahaan sebelumnya pernah mencatat rekor serupa dengan melewati 5.000 ranjau paku.

Kini, M-One kembali melakukan pembuktian dengan jumlah paku yang lebih banyak.

“Ini untuk mengingatkan kembali bahwa kita punya produk yang berkualitas dan tidak main-main dengan produk,” ujarnya.

M-One Super Tyre Sealant sendiri tidak hanya ditujukan untuk sepeda motor. Produk tersebut juga tersedia untuk kendaraan roda empat.

Untuk pasar domestik, Jakarta masih menjadi salah satu wilayah dengan penjualan terbesar. Produk M-One juga telah dipasarkan ke sejumlah negara, di antaranya Meksiko dan Turki. Menurut Tri Saputra, permintaan dari kedua negara tersebut masih berlangsung melalui pembelian berulang.

“Untuk sekarang ada Meksiko dan Turki. Mereka masih melakukan repeat order,” ungkapnya.

Dari sisi distribusi, produk M-One telah menjangkau pasar di berbagai wilayah Indonesia. Produk tersebut diproduksi sendiri di fasilitas M-One yang berada di kawasan Batu Ceper, Tangerang.

Ke depan, M-One juga membuka peluang untuk kembali memperkuat hubungan dengan komunitas otomotif, khususnya komunitas sepeda motor. Hal ini dinilai relevan karena aktivitas touring menjadi salah satu kegiatan yang memiliki risiko terhadap kondisi ban, termasuk ketika menghadapi benda tajam di jalan.

Trisaputra menegaskan, pencapaian rekor MURI bukan semata-mata mengejar penghargaan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dikembangkan M-One.

“Yang penting kita punya kepercayaan customer. Banyak merek di luar sana yang belum tentu seperti yang diharapkan. Kalau kita, bisa dilihat sendiri pembuktiannya,” pungkasnya.

  • Penulis: S Edy

Komentar Anda (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less