NEWS UPDATE
dark_mode
Top Tags

Investor Global “Sell Indonesia”, Dana Pensiun Eropa Kabur dari RI

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Ekonom Ferry Latuhihin mengungkapkan bahwa investor institusi global mulai meninggalkan pasar Indonesia menyusul sentimen negatif bertajuk “Sell Indonesia”. Ia mengutip informasi dari koleganya yang baru diundang JP Morgan ke Eropa, bahwa dana pensiun di Belanda, Inggris, dan Jerman kini menilai Indonesia sudah tidak layak investasi.

Menurut Ferry, alokasi aset taktis dana pensiun tersebut untuk Indonesia dipangkas drastis dari 2 persen menjadi hanya 0,5 persen. Ia menyebut penurunan ini bukan gejala sesaat, melainkan cerminan hilangnya kepercayaan struktural terhadap kondisi kelembagaan Indonesia.

Ferry menilai akar masalahnya bukan semata ekonomi, melainkan kelembagaan. “Masalah kelembagaan inilah yang menyebabkan masalah-masalah struktural,” ujarnya, seraya menyinggung birokrasi gemuk dengan 108 menteri dan wakil menteri, jauh lebih banyak dibanding Amerika Serikat yang menurutnya hanya sekitar 15 menteri di Podcast Endgame, kanal YouTube Gita Wirjawan, tayang Rabu (1/7/2026).

Ia juga menyoroti keluhan resmi dari Kamar Dagang Tiongkok yang menurutnya jarang terjadi karena gaya diplomasi Tiongkok yang biasanya menghindari friksi. “Kalau sampai Tiongkok ngirim surat begitu, selesai,” katanya.

Sebagai indikator, Ferry mencatat posisi investasi portofolio bersih Indonesia turun dari sekitar 374 miliar dolar AS ke 300 miliar dolar AS sejak awal tahun, di luar investasi langsung (FDI) yang menurutnya juga jauh tertinggal dari Singapura dan negara Asia Tenggara lain.

  • Penulis: Robi

Komentar Anda (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less