Pidato RAPBN 2025 Presiden Jokowi
- account_circle Robi
- calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Presiden Jokowi usai meninjau program pompanisasi di Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, Jumat, 5 Juli 2024, dok. setpres
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta– Hari ini, Jumat (16/7/2024), selain menyampaikan pidato kenegaraan HUT ke-79 RI, Presiden Jokowi juga menyampaikan pidatonya terkait RAPBN 2025 di hadapan Anggota Dewan.
Berikut penyampaian lengkapnya:
Kita patut bersyukur. Sebagai bangsa yang tangguh Indonesia mampu menghadapi tantangan sangat berat 10 tahun terakhir. Mulai dari Pandemi COVID 19, gejolak geopolitik global, perang dagang dan berbagai ancaman krisis,serta perubahan iklim yang menimbulkan banyak bencana.
Alhamdulillah, walau diterpa banyak tantangan dan ketidakpastian. Kondisi politik dan ekonomi kita tetap stabil. Bahkan mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu terjaga dikisaran 5 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 3,4 persen.
Penambahan tenaga kerja baru sebanyak 21,3 juta pada periode 2015 hingga 2024.
Rasio utang kita juga salah satu yang paling rendah diantara antara kelompok negara G20 & ASEAN
Di sisi lain, nilai ekspor Indonesia naik lebih dari 70 persen mencapai 259 miliar USD di tahun 2023. Neraca transaksi berjalan secara bertahap terus menguat dan Neraca dagang selalu mencatat surplus selama 51 bulan terakhir.
Indikator kesejahteraan masyarakat meningkat signifikan. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,8 persen di tahun 2024.
Tingkat kemiskinan turun tajam menjadi 9,03 persen di thn 2024. Angka kemiskinan ekstrem juga turun signifikan menjadi 0,83 persen di tahun 2024.
Selain itu, kita juga telah merasakan kemajuan pembangunan infrastruktur yang indonesia sentris. Mulai dari jalan tol, jalan nasional, bendungan, irigasi, pelabuhan, bandara, pembangunan IKN Nusantara& masih banyak lainnya.
Kita juga bekerja keras untuk membangun SDM yang unggul yang berdaya saing, yang produktif& inovatif melalui reformasi pendidikan, transformasi sistem kesehatan& Penguatan jaring pengaman sosial.
Bantuan pendidikan terus diberikan untuk masyarakat miskin dan rentan. Program Indonesia Pintar untuk sekitar 20 juta siswa per tahun.
Program KIP Kuliah dan Bidik Misi untuk 1,5 juta mahasiswa serta Beasiswa LPDP untuk sekitar 45 ribu mahasiswa.
Selain itu upaya perbaikan sektor kesehatan juga menunjukkan hasil baik. Angka kematian bayi turun dari sebelumnya 27 per seribu kelahiran menjadi 17 per seribu kelhran di tahun 2023.
Angka prevalensi stunting turun dari sebelumnya 37 persen mjd 21,5 persen di tahun 2023.
Jumlah Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meningkat dari sebelumnya 133 juta menjadi 273 juta di tahun 2024, di mana separuh dari jumlah tersebut adalah Penerima Bantuan Iuran dari pemerintah.
Ke depan, peran APBN harus kita manfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan, sehingga Indonesia bisa keluar dari middle-income trap.
Yaitu dengan memanfaatkan bonus demografi, melanjutkan transformasi ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.
Sehingga penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada asumsi dasar sebagai berikut: Inflasi akan dijaga pada kisaran 2,5 persen; pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2 persen.
Dan karena kondisi ekonomi global masih relatif stagnan, pertumbuhan ekonomi kita akan bertumpu pada permintaan domestik. Sehingga daya beli masyarakat akan dijaga ketat dengan pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja dan dukungan program bansos dan subsidi.
Pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan produk-produk yang bernilai tambah tinggi; yang berorientasi ekspor; yang didukung oleh insentif fiskal yang kompetitif dengan tetap menjaga keberlanjutan fiskal.
Bauran antara fiskal moneter dan sektor keuangan akan dijaga untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan Menjaga stabilitas sistem keuangan.
Nilai tukar Rupiah diperkirakan akan berada di sekitar Rp16.100 per USD. Suku bunga SBN 10 tahun berada di 7,1 persen dan Pemerintah akan selalu responsif terhadap dinamika moneter dunia.
Harga minyak mentah Indonesia diperkirakan berada pada 82 USD per barel. Lifting minyak diperkirakan mencapai 600 ribu barel per hari, dan Gas bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari.
Arsitektur APBN 2025 adalah pilar penting menjaga keberlanjutan melalui penguatan berbagai program unggulan yang berkesinambungan dari pemerintah sekarang ke pemerintah yang akan datang.
APBN 2025 dirancang untuk menjaga ”Stabilitas, Inklusivitas dan Keberlanjutan” untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar