Rakyat Punya Daya Tahan Hadapi Represi Penguasa
- account_circle Robi
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: ilusrasi (AI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta– Aktivis HAM Haris Azhar menyatakan rakyat Indonesia memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi represi penguasa, yang menurutnya berulang dari masa ke masa meski pemimpin negara terus berganti.
Dalam perbincangan di kanal YouTube Cemas, Haris mengatakan rakyat sudah terbiasa menghadapi tekanan sejak era penjajahan, Orde Baru, hingga pemerintahan saat ini. “Ketahanan itu bukan hal baru yang lahir dari generasi muda pengguna media sosial, melainkan warisan panjang sejak generasi sebelumnya,” katanya.
Ia mengkritik pejabat yang dinilai mudah mengeluarkan pernyataan provokatif tanpa memikirkan dampaknya terhadap rakyat. Haris mengingatkan bahwa jabatan tinggi bersifat sementara, sementara rakyat akan tetap ada dan mengingat sikap para pejabat tersebut.
Haris juga menyoroti dugaan pembelaan berlebihan terhadap pejabat yang bermasalah, termasuk sikap Komisi III DPR yang dinilai membela kepentingan elite ketimbang menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.
Ia menutup pandangannya dengan menyatakan tanah dan air Indonesia adalah milik rakyat, bukan milik penguasa, sehingga kebijakan negara seharusnya berpihak pada warga yang rentan, bukan kelompok yang diuntungkan dari proyek-proyek strategis nasional.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar