NEWS UPDATE
dark_mode
Top Tags

Pemprov Banten Siapkan KDEKS Jadi Motor Pengembangan Ekonomi Syariah, Ini Potensi yang Dibidik

  • account_circle Helmi Romdhoni
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berikut versi berita *INAnews.co.id* yang sudah ditulis ulang dari sumber tersebut:

 

—

INAnews.co.id | SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen memperkuat peran Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) sebagai motor penggerak pengembangan ekonomi syariah di daerah.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, saat membuka Rapat Koordinasi KDEKS Provinsi Banten di Aula Bappeda Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (3/11/2026).

Menurut Dimyati, KDEKS memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya melalui pengembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah.

“KDEKS memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, terutama di sektor ekonomi syariah. Peran tersebut harus dioptimalkan,” ujar Dimyati.

Ia menegaskan, pembangunan ekonomi daerah tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemprov Banten semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan, akademisi, media, dan masyarakat harus diwujudkan,” katanya.

Dimyati berharap KDEKS mampu menjadi motor penggerak perputaran ekonomi di Banten.

Ia mencontohkan Malaysia yang dinilai berhasil mengembangkan ekonomi syariah hingga mampu mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) negaranya.

“Saya berharap, melalui sinergi bersama, semua itu dapat kita wujudkan. Terlebih lagi, Banten sudah memiliki modal utama dalam menerapkan ekonomi syariah, yakni kondisi sosial dan perekonomian daerahnya,” jelasnya.

Potensi Besar Banten

Sementara itu, Ketua Harian KDEKS Provinsi Banten, Siti Ma’rifah, mengatakan Banten memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Potensi tersebut mencakup aspek demografis dan geografis, serta pengembangan ekosistem halal yang sangat luas.

“Sistem ekonomi syariah merupakan hal yang harus kita hadirkan bagi masyarakat Banten yang dikenal religius. Nilai-nilai keadilan dan kejujuran di dalamnya menjadi modal utama kita,” tutur Siti Ma’rifah.

Adapun potensi ekosistem halal yang dibidik KDEKS Banten meliputi: Pariwisata halal, Kuliner halal, Mode muslim / fashion muslim, Ekosistem pesantren, Keuangan syariah, Pembayaran digital syariah, Gaya hidup halal.

Menurut Siti Ma’rifah, seluruh program KDEKS terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah, serta sejalan dengan program strategis dan prioritas pemerintah.

“Kami akan terus bergerak untuk menyosialisasikan dan menerapkan ekonomi syariah di Provinsi Banten,” pungkasnya.

 

 

 

 

  • Penulis: Helmi Romdhoni

Komentar Anda (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less